Bangladesh Minta Malaysia Izinkan 17 Ribu Pekerja Migran Masuk KL

CNN Indonesia
Senin, 03 Jun 2024 15:05 WIB
Bangladesh meminta kepada pemerintah Malaysia agar mengizinkan ribuan pekerja migran memasuki Kuala Lumpur.
Ilustrasi. Bendera Malaysia. (iStock/Nalidsa Sukprasert(
Jakarta, CNN Indonesia --

Bangladesh meminta kepada pemerintah Malaysia agar mengizinkan ribuan pekerja migran memasuki Kuala Lumpur.

Sekitar 17.000 pekerja asal Bangladesh mengajukan izin visa kerja yang sudah melewati tenggat waktu pada Jumat (31/5).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pemerintah Bangladesh pun turun tangan dengan mengajukan banding guna mempermudah para pekerja yang didatangkan buru-buru oleh majikan di Malaysia.

Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA) dikabarkan menerima 4.500 pekerja migran yang tiba pada 27 Mei lalu. Jumlah tersebut melonjak drastis dari biasanya, sekitar empat hingga sembilan kali lipat.

ADVERTISEMENT

Ini terjadi karena Kementerian Dalam Negeri Malaysia memajukan tenggat waktu penerimaan pekerja migran dari akhir September menjadi 31 Mei. Mereka mengubah tanggal itu karena alasan keamanan nasional dan perbatasan, seperti dilansir dari CNA.

Menteri Negara Bangladesh untuk Kesejahteraan Ekspatriat dan Ketenagakerjaan Luar Negeri Shofiqur Rahman Choudhury sebelumnya telah menyerukan periode khusus bagi pekerja migran untuk bisa memasuki wilayah Malaysia.

Shofiqur mengungkap para pekerja itu telah mendapat persetujuan visa dari departemen imigrasi Malaysia dan Biro Tenaga Kerja, Ketenagakerjaan dan Pelatihan Bangladesh.

Kendati demikian, laporan Asosiasi Badan Perekrutan Internasional Bangladesh (BAIRA), terdapat puluhan ribu pekerja migran yang masih tertahan karena tenggat waktu tersebut.

Shofiqur kemudian bakal bertemu dengan Komisaris Tinggi Malaysia untuk Bangladesh pada Rabu (5/6) mendatang guna membahas masalah tersebut.

Menteri itu juga turut menyelidiki klaim calon pekerja migran yang harus membayar lebih ke sejumlah agen untuk penerbangan mereka.

Departemen Imigrasi Malaysia mengatakan pada pekan lalu bahwa sejak tanggal 22 Mei lalu, 2.500 pekerja migran telah tiba setiap hari, dan jumlah ini meningkat menjadi antara 4.000 dan 4.500 pada Senin (27/5).

Jumlah ini meningkat drastis dibandingkan dengan kedatangan pekerja migran sebelumnya yang biasanya mencapai 500 hingga 1.000 orang setiap hari, menurut departemen tersebut.

Terdapat enam sektor di Malaysia yang diperbolehkan untuk mengimpor tenaga kerja dari 15 negara. Negara tersebut yaitu Indonesia, Bangladesh, Thailand, Kamboja, Nepal, Myanmar, Laos, Vietnam, Filipina, Pakistan, Sri Lanka, Turkmenistan, Uzbekistan, Kazakhstan, dan India.

Berdasarkan data statistik, jumlah total pekerja migran yang diimpor masuk ke Malaysia mencapai sekitar 3,5 juta orang.

(val/bac)


[Gambas:Video CNN]
REKOMENDASI UNTUK ANDA
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
TERPOPULER